PGRI Kuansing Salurkan Bantuan Tahap 2 : PGRI, TP-PKK, dan Pramuka Kuantan Singingi Salurkan Bantuan Lintas Provinsi ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

TAPANULI SELATAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuantan Singingi (KS) kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui penyaluran bantuan kemanusiaan tahap kedua. Rombongan bergerak menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, khususnya Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Menyalurkan Amanah dan Dukungan Moril

Perjalanan dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Umum demi keselamatan tim. Misi ini membawa mandat utama: menyalurkan bantuan tunai serta memberikan dukungan moril bagi para korban yang terdampak bencana alam yang terjadi bertepatan dengan HUT PGRI pada November 2025 lalu.

Semangat gotong royong masyarakat Kuantan Singingi terpancar nyata dalam misi kemanusiaan yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026. Tidak bergerak sendiri, PGRI Kabupaten Kuantan Singingi berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Kuantan Singingi dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kuantan Singingi untuk menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kolaborasi Lintas Organisasi

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kuansing, H. Herizon, S.Pd.SD., MM, didampingi Sekretaris Lismadi, S.Pd., M.M, dan Ketua Bidang Infokom Dodi Haryono, S.Pd. Kehadiran mereka diperkuat dengan sinergi bersama pengurus TP-PKK dan jajaran Kwarcab Pramuka Kuansing, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bencana adalah tanggung jawab bersama.

Bantuan Tunai hingga Paket Pendidikan

Misi tahap kedua ini membawa berbagai bentuk bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak para pengungsi:

  • TP-PKK Kuansing: Menyerahkan donasi berupa uang tunai yang diharapkan dapat membantu kebutuhan logistik dan dapur umum di lokasi pengungsian.
  • Kwarcab Pramuka Kuansing: Menyalurkan bantuan spesifik berupa paket peralatan sekolah untuk anak-anak terdampak. Bantuan ini bertujuan agar proses belajar mengajar anak-anak korban bencana tidak terputus meski berada di situasi darurat.
  • PGRI Kuansing: Menyerahkan bantuan tunai secara simbolis yang diterima langsung oleh Kadisdikpora Kota Sibolga dan perwakilan Pemkab Tapanuli Tengah.

Meninjau Dampak Banjir Bandang dan Longsor

Setelah prosesi penyerahan bantuan di Gedung Dharmawanita Tapanuli Tengah, rombongan lintas organisasi ini langsung meninjau titik bencana terparah. Di kawasan Tapanuli Tengah, terlihat jelas sisa-sisa kehancuran berupa tumpukan kayu gelondongan pasca banjir bandang yang menghantam pemukiman warga.

“Kolaborasi ini adalah bukti bahwa masyarakat Kuansing hadir untuk saudara-saudara kita. Ada uang tunai dari ibu-ibu PKK dan alat sekolah dari adik-adik Pramuka. Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat longsor,” ungkap H. Herizon saat meninjau tenda pengungsian.

Ibadah Tetap Terjaga di Tengah Perjalanan

Di sela-sela padatnya jadwal koordinasi di Sumut, rombongan tetap konsisten menjaga ibadah. Persinggahan di Masjid Jami’ Al-Hidayah, Desa Parsalakan, Tapanuli Selatan, menjadi momen refleksi dan doa bersama bagi keselamatan tim serta pemulihan daerah yang terkena musibah.

Perjalanan Kembali ke Negeri Jalur

Usai merampungkan tugas kemanusiaan, tim melakukan checkout dari Hotel Fajar, Padang Sidempuan, dan melanjutkan perjalanan pulang menuju Kuantan Singingi via Bukittinggi.

Seluruh keluarga besar organisasi yang terlibat memohon doa restu dari masyarakat Kuantan Singingi agar perjalanan pulang diberikan keselamatan dan menjadi keberkahan bagi semua pihak.

“Satu Langkah Kepedulian, Sejuta Harapan untuk Korban Bencana.”

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *